Belawan | suaraburuhnasional.com — Langkah tegas jajaran Polres Pelabuhan Belawan dalam memutus rantai peredaran gelap narkotika kembali membuahkan hasil signifikan. Dalam sebuah operasi penyergapan terukur di Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) berhasil melumpuhkan pergerakan jaringan lokal penyalahgunaan sabu pada Selasa (11/8/2026).
Tiga pria tak berkutik saat petugas mengepung lokasi penangkapan sekitar pukul 17.00 WIB. Dua di antaranya, yakni J alias I (51) dan SA (35), teridentifikasi sebagai aktor utama penyebaran barang haram tersebut (pengedar). Sementara itu, seorang pria lainnya berinisial H (36) turut diamankan atas dugaan kuat sebagai pengguna.
Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan rangkaian barang bukti yang memperkuat dugaan praktik peredaran narkoba secara terorganisir: 13 paket narkotika jenis sabu siap edar, 1 unit timbangan digital presisi, 2 bungkus plastik klip transparan kosong, 3 buah pipet rakitan berniat khusus, 2 buah dompet penyimpanan, Uang tunai Rp202.000,- yang diduga kuat merupakan nominal sisa hasil transaksi.
Pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata efektifnya sinergi antara kepolisian dan keberanian warga lokal. Berawal dari keresahan masyarakat Desa Lama yang mengendus kejanggalan aktivitas di lingkungan mereka, informasi berharga tersebut langsung direspons cepat oleh aparat penegak hukum.
Mewakili Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, S.I.K., Kasat Resnarkoba AKP A.R. Riza, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa kesuksesan penggerebekan ini dilandasi oleh akurasi penyelidikan di lapangan.
”Informasi dari masyarakat langsung kami tindak lanjuti dengan taktik penyelidikan yang presisi. Begitu kebenaran data di lapangan tervalidasi, tim bergerak cepat melakukan tindakan tegas. Hasilnya, para pelaku tak dapat mengelak saat barang bukti ditemukan berada dalam penguasaan mereka,” terang AKP A.R. Riza.
Kini, ketiga tersangka harus mendekam di sel tahanan Mapolres Pelabuhan Belawan untuk menjalani proses hukum lanjutan. Namun, penyidikan tidak berhenti sampai di sini. Pihak kepolisian berkomitmen melacak jalur pasokan guna membongkar simpul jaringan yang lebih besar di belakang para pelaku.
”Pengungkapan ini baru gerbang awal. Kami terus menginterogasi para tersangka dan mengumpulkan petunjuk untuk membongkar pemasok utama serta jaringan lain yang terlibat,” tegas AKP A.R. Riza.
Mengakhiri keterangannya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas peran aktif masyarakat yang berani bersuara demi menjaga kesucian lingkungannya dari bahaya racun narkoba.
”Narkotika adalah ancaman nyata bagi masa depan generasi kita. Keberanian warga melapor adalah kunci pembuka kemenangan kita melawan kejahatan ini. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu berdiri bersama kami. Mari kita jaga wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan agar tetap aman, kondusif, dan sepenuhnya bersih dari narkoba,”tutupnya. (Liputan: Nelson Siregar/Hms)






















