Belawan, suaraburuhnasional.com -Kesiapsiagaan operasional dan responsibilitas taktis kembali ditunjukkan oleh jajaran Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Medan Labuhan di bawah Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I. Melalui koordinasi presisi, personel Posal berhasil mengeksekusi operasi evakuasi terhadap sesosok jasad pria yang terombang-ambing di kawasan perairan Bagan Deli, tepatnya pada koordinat perairan depan Gudang BSA, Kota Medan, Sabtu (19/9/2026).
Deteksi dini bermula dari laporan seorang nelayan lokal yang tengah melakukan persiapan navigasi pelayaran pada dini hari. Merespons informasi tersebut, personel Posal Medan Labuhan langsung dikerahkan menggunakan armada speed boat cepat. Langkah cepat ini diambil guna melakukan mitigasi terhadap pergeseran posisi jasad yang diakibatkan oleh dinamika hidrodinamika serta osilasi arus pasang surut air laut, sehingga jasad berhasil dijangkau dan diamankan secara sistematis menuju area Posal Medan Labuhan.
Guna menuntaskan prosedur pembuktian identitas, Posal Medan Labuhan membangun sinergi lintas sektor bersama Bhabinkamtibmas Polres Pelabuhan Belawan Aiptu Sugianto, Tim Integrated Automated Fingerprint Identification System (Inafis) Polres Pelabuhan Belawan, dan Babinsa Koramil 0201-09/MB Serka Suseno.
Proses korelasi data primer dan konfirmasi visual oleh pihak keluarga mengonfirmasi bahwa jasad tersebut adalah Mus Muliadi (50), warga Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan. Korban sebelumnya dinyatakan hilang sejak Kamis (17/9) saat memotong rumput di area vegetasi bantaran Sungai Deli.
Berdasarkan investigasi visual dan pemeriksaan makroskopis awal di lokasi penampungan, dicatat beberapa parameter kondisi fisik korban:
Ditemukan pembengkakan dan perubahan tekstur pada lapisan epidermis (kulit) akibat proses maserasi jaringan setelah terendam dalam lingkungan akuatik (drowning period) selama kurun waktu tertentu. Hasil pemeriksaan luar (visum et repertum sementara) tidak menunjukkan adanya indikasi trauma mekanis, kontusi, maupun vulnus (luka) akibat penetrasi benda tajam pada seluruh permukaan tubuh secara kasat mata.
Korban ditemukan masih mengenakan atribut lengkap berupa kaos biru bertuliskan “Tabungan Deposit Kredit Warung Duit ATM” serta celana panjang olahraga warna hitam. Rangkaian operasi penyelamatan, pengamanan, hingga penyerahan jasad kepada otoritas kepolisian dan pihak keluarga berlangsung secara tertib, terukur, serta penuh ketelitian. Operasi tanggap cepat ini kian mempertegas komitmen Posal Medan Labuhan dalam mengawal keselamatan serta penanganan kedaruratan di wilayah pesisir dan perairan nasional. (Nelson Siregar/Dispen Kodaeral I)
















