Belawan | suaraburuhnasional.com – Di tengah kompleksitas dinamika sosio ekologis kawasan pesisir, dimensi empati dan kohesi sosial memegang urgensi esensial dalam mereduksi deviasi kesejahteraan masyarakat. Menjawab tantangan struktural tersebut, Forum Masyarakat Belawan Membangun (FORMABEM) berkolaborasi dengan PT Smart Tbk menggelar perhelatan filantropi berbasis kemitraan strategis di Sekretariat FORMABEM, Jalan Indrapura No. 7, Kelurahan Belawan I, Sabtu (19/9/2026).
Agenda berbasis pemberdayaan komunal ini dirancang secara presisi untuk mentransformasi kualitas hidup kelompok rentan (vulnerable groups). Intervensi kemanusiaan tersebut diwujudkan melalui diseminasi 6 unit kursi roda guna mendongkrak aksessibilitas serta mobilitas difabel, mitigasi kerawanan pangan lewat distribusi logistik sembako, hingga afirmasi psikososial serta material bagi puluhan anak yatim.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin secara khidmat oleh Ustadz Ismail Harun. Momentum ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan (stakeholders) kawasan, diantaranya Camat Medan Belawan Robby Kurniawan, Kapolsek Belawan AKP Banor Limbong, S.H., Babinsa Pelda Kusfi mewakili Danramil Belawan, Lurah Belawan I Irvan, serta Kuasa Hukum FORMABEM Alex Tampubolon, S.H., M.H., mewakili PT. Smart Tbk Halim.
Secara epistemologis, inisiatif ini tidak sekadar menjadi seremoni distributif karikatif, melainkan manifestasi rekayasa sosial (social engineering) untuk merajut simpul-simpul solidaritas organik. Sinergi lintas sektor ini membuktikan bahwa modal sosial (social capital) merupakan katalisator utama dalam memperkokoh ketahanan masyarakat (community resilience) serta menstimulasi indeks kebahagiaan kolektif di wilayah pesisir.
Dalam arahannya, Camat Medan Belawan, Robby Kurniawan, menekankan pentingnya tata kelola kependudukan yang akuntabel serta transparansi birokrasi. Beliau mengimbau masyarakat untuk aktif mengawasi integritas pelayanan publik di tingkat kelurahan dan kepling, seraya mendorong optimalisasi program edukasi inklusif seperti Sekolah Rakyat demi memicu mobilitas sosial vertikal bagi generasi muda Belawan.
Kapolsek Belawan, AKP Banor Limbong, S.H., menyampaikan apresiasi atas langkah progresif FORMABEM dan PT Smart. Ia menegaskan bahwa pendekatan kesejahteraan dan pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) harus berjalan simetris guna mentransformasi stigma negatif kawasan menjadi persepsi publik yang positif.
Senada dengan hal tersebut, Pelda Kusddi mewakili Dan ramaikan berharap FORMABEM terus konsisten menjadi garda terdepan (vanguard) dalam mengurai berbagai problematika sosial.
Dari perwakilan dunia usaha, PT Smart Halim menegaskan komitmen korporasi dalam memperkuat pengembangan masyarakat (community development). Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menghadirkan efek berganda positif (positive multiplier effect), meminimalisasi potensi kriminalitas, serta membuka peluang penyerapan tenaga kerja lokal secara proporsional di kawasan industri Belawan.
Ketua FORMABEM, Andi, menggarisbawahi reorientasi kepemimpinan organisasi yang berfokus pada eskalasi sektor sosial dan pendidikan. Ia menyoroti fenomena paradoks ekonomi di mana tingginya kerapatan industri belum berbanding lurus dengan pengentasan kemiskinan sehingga diperlukan kritik konstruktif dan tindakan nyata untuk mendorong akses pendidikan yang lebih tinggi bagi warga lokal.
Melalui intervensi humaniter yang terinstitusionalisasi dan berkelanjutan ini, kolaborasi trisektor tersebut optimis mampu memangkas disparitas sosial demi terwujudnya tatanan masyarakat Medan Belawan yang sejahtera, berkeadilan, dan bermartabat. (Liputan : Nelson Siregar)
















