Tebing Tinggi | suaraburuhnasional.com –
Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi menggelar Kelurahan Tebing Tinggi Lama (TTL) Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Yinggi menggelar Tracing TBC Terintegrasi CKG Kepada Masyarakat di Kantor Kelurahan Tebing Tinggi Lama (TTL), Rabu (23/9/2026).
Acara Tracing TBC Terintegrasi CKG yang dibuka langsung oleh Nurhidayah Saragih, S.KM., M.K.M. selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi yang mendapat respon baik dari masyarakat Kelurahan Tebing Tinggi Lama untuk memeriksakan kesehatannya secara gratis.
Nurhidayah, S.K.M., M.K.M. selaku Kabid P2P Dinas Kesehatan kepada awak media mengatakan, bahwa kegiatan Tracing TBC Terintegrasi CKG ini bersumber dana dari Kementerian Kesehatan dan kegiatan ini dilakukan di 55 titik se-Kota Tebing Tinggi, jadi ada 35 kelurahan dan lapas, kantor pemerintah serta perumahan rusunawa.
Sasaran kegiatan ini adalah yang kontak erat dengan pasentik yang beresiko seperti perokok, malnutrisi dan penyakit dm untuk mendeteksi dini menggunakan ekstrem. Menurut Nurhidayah bahwa tujuan dari Tracing TBC ini adalah untuk menskrining pasien upaya tidak terkena penyakit karena TBC.
“Harapan saya kepada masyarakat Kota Tebing Tinggi yang sudah melaksanakan Tracing TBC, jika memang dirinya positif harus dilakukan pengobatan secara rutin, jika tidak positif maka kami minta agar mereka tetap menjaga tubuhnya supaya terhindar dari penyakit TBC,”ujar Nurhidayah.
Henci Boru Siregar, S.Pd., S.E. ketika ditanya awak media terkait kegiatan ini, beliau mengatakan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan ini sungguh baik dan terima kasih kepada Dinas Kesehatan yang memberikan fasilitas kesehatan di Kelurahan TebingTinggi Lama ini untuk mengecek kesehatan warga terkait dengan penyakit TBC.
Tujuannya adalah untuk mencek secara dini supaya warga mengetahui kondisi kesehatannya dan apabila ada gejala bisa menindak lanjutinya dengan Dinas Kesehatan supaya maksimal ataupun tertular kepada Yanng lain dan bagi yang tidak ada masalah supaya tetap bisa menjaga kesehatannya lebih baik lagi dan jangan terpapar dari penyakit lain.
“Saya berharap agar warga dapat mengetahui secara dini tentang kesehatannya dan perlu mereka ketahui apa yang harus dilakukan serta tetap menjaga pola hidup sehat,” ungkap Camat.
Sementara itu, Lurah Tebing Tinggi Lama Ambaranta Fernando Simajuntak mengatakan bahwa kegiatan ini adalah tergolong mencari atau melacak apakah ada warga masyarakat di sini yang terkena TBC dan disertai dengan cek kesehatan gratis dari puskesmas untuk mendampingi Tracing TBC.
Menurut Lurah kegiatan ini dilakukan adalah merupakan tindakan pencegahan, terkadang warga itu dengan kendalanya masing-masing tidak pernah memeriksakan dirinya ke puskesmas,jadi pihak pemerintah melalui dinas kesehatanlah yang mendatangi masyarakat dengan secara random periksa kesehatannya, artinya kita jemput bola, dengan sarana yang
sudah disiapkan oleh dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi.
“Kepada masyarakat saya berharap apabila nanti ada yang ditemukan terkena penyakit TBC supaya mengikuti arahan dari pihak dinas kesehatan tentang pengobatannya, tetapi saya sebagai lurah tetap berharap tidak ada warga kita yang terkena TBC, semuanya tetap sehat-sehat selalu, kalaupun ada warga itu jangankanlah menghindar jikalau di suruh berobat,” ungkap Ambaranta Fernando. (Alfian Haris)
















