8.9 C
Munich
Selasa, Juni 16, 2026

Bupati Vickner: Media Harus Jadi Mitra Edukasi dan Penjernih Informasi Publik

Must read

 

Dairi | suaraburuhnasional.com – Bupati Dairi, Ir. Vickner Sinaga, M.M., bersama Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, menggelar acara silaturahmi dan ramah tamah dengan insan pers Kabupaten Dairi. Pertemuan yang berlangsung di Bahtera Nuh, Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo, Sidikalang, Selasa (16/9/2025), menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan para jurnalis.

Dalam kesempatan itu, Bupati Vickner mengajak para wartawan untuk senantiasa menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, sekaligus mampu mendidik masyarakat. “Saya berharap kerja sama media dapat menciptakan pemberitaan yang membawa kedamaian dan memberi pencerahan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mendorong pembangunan, meskipun diakuinya masih banyak keterbatasan dan pekerjaan rumah yang belum selesai. “Kami melanjutkan program yang sudah ada dari kepemimpinan sebelumnya. Tentu tidak semua pihak bisa puas, tetapi tekad kami jelas: bekerja keras membawa Dairi semakin maju. Bila anggaran terbatas, strategi lain akan kami tempuh,”tambahnya.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya peran pers dalam memerangi berita bohong (hoaks) serta mendorong masyarakat agar semakin cerdas dalam menyaring informasi.

Sebagai penulis buku Out of The Box, Vickner mengaku memahami betul prinsip kode etik jurnalistik yang menekankan keberimbangan. Ia pun menegaskan bahwa Pemkab Dairi terbuka terhadap kritik yang bersifat membangun. “Silakan beritakan kami apa adanya. Sepanjang kritik itu positif dan membangun, tentu akan kami terima,”ucapnya.

Dalam forum tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian dan tantangan yang tengah dihadapi Kabupaten Dairi. Antara lain, 9.000 warga telah masuk program BPJS Kesehatan gratis melalui Universal Health Coverage (UHC), rencana pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKLU), penutupan tempat hiburan malam ilegal, peningkatan pembagian dividen Bank Sumut menjadi 85 persen, serta capaian lain yang jarang terekspos publik. Namun ia juga menegaskan bahwa Dairi, sebagai salah satu kabupaten tua, masih tertinggal dibandingkan daerah sekitar, sehingga membutuhkan kerja keras ekstra untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

“Perjalanan kita masih panjang. Kami akan berjuang, baik di tingkat provinsi maupun pusat, agar Dairi semakin diperhatikan,” katanya menegaskan. Acara ramah tamah ditutup dengan sesi diskusi antara wartawan dan pemerintah daerah. Saran serta masukan yang disampaikan para jurnalis akan dijadikan bahan evaluasi demi kemajuan Kabupaten Dairi ke depan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Pemerintahan Jonny Hutasoit, Kadis Kominfo Anggara Sinurat, Kadis Perindagkop Iwan Taruna Berutu, Plt. Kadis Pendidikan Maryadi Simanjorang, serta Kadis Pertanian Robot Simanullang. (Cs)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article