Belawan | suaraburuhnasional.com – Perairan bersejarah di hadapan Dermaga Markas Komando Armada (Koarmada) I Belawan bergemuruh dalam sebuah perayaan yang melampaui euforia seremonial. Sebanyak 22 tim dayung terbaik dari komunitas nelayan pesisir Belawan beradu kecepatan dan strategi dalam Lomba Dayung Sampan Tradisional, sebuah manifestasi kolaborasi strategis yang digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Armada RI ke-80 dengan penuh makna, pada Kamis (13/11/2025).
Acara bergengsi yang memperebutkan total hadiah puluhan juta rupiah ini merupakan buah sinergi berbobot antara Koarmada I dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) DPD Sumatera Utara dan DPC Kota Medan. Kemitraan ini menegaskan kembali komitmen TNI Angkatan Laut dalam merawat ikatan emosional dengan masyarakat maritim.
Pembukaan resmi dilakukan oleh Wakil Komandan Koarmada I, Brigjen TNI (Mar) Ali Bahar Saragih, S.E., M.M., didampingi oleh para Pejabat Utama Koarmada I serta jajaran pimpinan HNSI Sumut dan Medan, menandai dimulainya persaingan yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan, Komandan Koarmada I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., menyampaikan sebuah amanat yang kaya visi. Ia menekankan bahwa perlombaan ini bukan sekadar ajang adu cepat, melainkan sebuah penegasan kembali atas identitas fundamental bangsa.
”Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia; identitas kita adalah negara maritim. Melalui momentum Hari Armada ini, mari kita bersama-sama menumbuhkan dan melestarikan kembali budaya maritim yang telah menjadi warisan luhur bangsa,” tegas Laksda Deny Septiana.
Komandan Koarmada I turut menyoroti bahwa semangat kompetisi ini adalah cerminan dari budaya gotong royong bangsa yang otentik, yang esensial untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam menjaga kedaulatan dan kearifan maritim Nusantara. Beliau juga berharap event ini menjadi katalisator bagi masyarakat pesisir Belawan untuk lebih giat memanfaatkan potensi bahari yang melimpah demi peningkatan kesejahteraan ekonomi lokal.
Antusiasme dan tensi kompetisi yang memikat mencapai puncaknya pada babak final yang diwarnai kehadiran tokoh sentral. Momen pelepasan para finalis di garis start menjadi sangat istimewa, karena dilakukan langsung oleh Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI), Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M.
Kehadiran Pangkoarmada RI tidak sendiri, beliau turut didampingi oleh tamu kehormatan dari negeri jiran, Panglima Armada Barat Malaysia, Laksamana Madya Dato’ Baharudin Bin Wan Md Nor, serta Komandan Koarmada I Laksda TNI Deny Septiana dan seluruh jajaran terkait. Kehadiran delegasi internasional ini semakin mengangkat marwah acara, menjadikannya simbol persaudaraan maritim regional.
Usai perlombaan yang berlangsung sengit dan penuh determinasi, Pangkoarmada RI secara resmi menutup seluruh rangkaian kompetisi. Berikut adalah tim-tim dayung yang berhasil mengukir prestasi tertinggi, Juara I: Team Dayung Boby Lovers Berkah, Juara II: Team Dayung Langkah Siluman, Juara III: Team Dayung Boby Lovers Jaya, Harapan I: Team Dayung Naga Putri, Harapan II: Team Dayung Camar Laut
Acara ditutup dengan nuansa kebersamaan yang mendalam, di mana Koarmada I dan HNSI bersama-sama membagikan paket sembako kepada seluruh peserta lomba dan masyarakat sekitar. Aksi sosial ini menjadi penutup yang anggun, secara nyata menegaskan sinergi yang tak terpisahkan antara TNI Angkatan Laut dengan rakyat, khususnya komunitas nelayan, sebagai pilar utama kedaulatan maritim Indonesia.
(NS/AY)
















