Tanjungbalai | suaraburuhnasional.com – Pemerintah Kota Tanjungbalai, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3A & PM) Kota Tanjungbalai menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kelurahan Posyandu 6 Standart Pelayanan Minimal (SPM) yang dipimpin Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, bertempat di Aula Sutrisno Hadi, Jumat (12/12/2025).
Turut hadir dalam pertemuan itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Ny. Mashandayani Mahyaruddin, Wakil Ketua Ny. Desi Fadly Abdina, Asisten Pemerintahan Susanto, Plt Kadis DP3A & PM Irma Suryani, Pimpinan OPD dan Para Lurah Se Kota Tanjungbalai.
Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, dalam sambutannya, menekankan pentingnya integrasi program lintas sektor dalam memperkuat peran Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar masyarakat. Pembahasan difokuskan pada pemetaan kebutuhan, pembagian peran, dan penyusunan jadwal implementasi yang terpadu.
Posyandu yang merupakan ujung tombak pelayanan dasar ditengah masyarakat. Disinilah upaya pencegahan stunting, peningkatan gizi anak, pemantauan ibu hamil, imunisasi, hingga edukasi perilaku hidup bersih dan sehat dilakukan secara langsung dan berkelanjutan. Oleh karena itu keberadaan Posyandu perlu ditata, dimutakhirkan dan diperkuat sesuai kebutuhan setiap kelurahan, ujar Wakil Wali Kota.
Adapun 6 (enam) Pilot Project Posyandu di Kota Tanjungbalai yakni Posyandu Dahlia di Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Sei Tualang Raso, Posyandu Belanak di Kelurahan Sei Merbau Kecamatan Teluk Nibung, Posyandu Kemuning di Kelurahan Sijambi Kecamatan Datuk Bandar, Posyandu Kangkung di Kelurahan Sejahtera Kecamatan Tanjungbalai Utara, Posyandu Kamboja di Kelurahan Perwira Kecamatan Tanjungbalai Selatan dan Posyandu Raya Kelurahan Selat Tanjung Medan Kecamatan Datuk Bandar Timur.(Indah)





















