Belawan | suaraburuhnasional.com – Menjawab dinamika keamanan di salah satu gerbang ekonomi Sumatera Utara, jajaran Satuan Brimob dan Direktorat Samapta Polda Sumut bersinergi dengan Polres Pelabuhan Belawan menggelar operasi patroli skala besar pada Rabu (21/1/2026).
Langkah preventif ini diambil guna memastikan stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga di tengah tingginya denyut aktivitas wilayah pesisir tersebut. Patroli gabungan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan manifestasi nyata dari komitmen Polri dalam menghadirkan rasa aman yang absolut bagi warga Belawan. Fokus utama operasi ini adalah memetakan dan menyisir zona-zona merah yang diidentifikasi rawan terhadap aksi kriminalitas.
Mewakili Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi, S.I.K., M.H., CPHR., Kabag Ops Kompol Jan Piter Napitupulu, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran personel berseragam di lapangan bertujuan untuk menekan ruang gerak pelaku kejahatan. “Kami bergerak berdasarkan analisis data dan laporan masyarakat. Prioritas kami adalah membersihkan praktik premanisme, pungutan liar (pungli), hingga mengantisipasi potensi tawuran antarwarga yang kerap meresahkan,” tegas Kompol Jan Piter.
Strategi Preventif dan Humanis.
Operasi ini mengombinasikan kekuatan personel elit Brimob dengan unit Samapta yang dinamis, menciptakan efek gentar (deterrent effect) bagi pelaku kejahatan jalanan. Namun, di sisi lain, kehadiran petugas juga dirancang secara humanis untuk memberikan ketenangan bagi masyarakat yang sedang beraktivitas.
Menyisir area pelabuhan dan pemukiman padat penduduk. Penindakan tegas terhadap segala bentuk pungutan liar di jalur logistik. Pengawasan ketat pada titik kumpul pemuda guna mencegah gesekan sosial.
Melalui kehadiran Polri yang proaktif, diharapkan kepercayaan publik (public trust) terhadap institusi kepolisian semakin kokoh. Keamanan wilayah Belawan menjadi kunci krusial, mengingat posisinya sebagai pusat logistik dan aktivitas maritim yang vital bagi perekonomian Sumatera Utara.
Dengan situasi yang kondusif, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas ekonomi maupun sosial tanpa rasa khawatir, sekaligus memperkuat citra Belawan sebagai wilayah yang aman, tertib, dan terkendali. (NS)
















