Belawan | suaraburuhnasional.com — Di balik riuh mesin kapal kargo dan lalu lalang peti kemas yang tak pernah tidur, Pelabuhan Belawan memikul peran vital: menjadi urat nadi logistik dan penggerak utama roda ekonomi Sumatera. Menyadari besarnya pertaruhan keamanan di gerbang maritim strategis ini, Polres Pelabuhan Belawan dan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I memperkokoh barisan lewat konsolidasi tingkat tinggi. Agenda silaturahmi strategis tersebut berlangsung hangat di Mako Kodaeral I Belawan pada Senin (27/7/2026).
Kedatangan pejabat baru Kapolres Pelabuhan Belawan disambut langsung oleh Komandan Kodaeral I Belawan, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P. Lebih dari sekadar tradisi tatap muka antar-pejabat, pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan doktrin pengamanan di kawasan Objek Vital Nasional (Obvitnas) tersebut.
Aktivitas perairan dan kepelabuhanan di Belawan memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi. Gangguan sekecil apa pun pada ekosistem ini dipastikan berbuntut panjang mulai dari tersendatnya rantai pasok logistik, membengkaknya biaya distribusi, hingga terganggunya iklim investasi nasional.
Dalam dialog mendalam tersebut, kedua institusi menegaskan komitmen tunggal: menyatukan persepsi bahwa stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) adalah fondasi utama dari pertumbuhan ekonomi maritim.
”Langkah awal kepemimpinan kami ditandai dengan memperkuat komitmen kolaborasi. Pelabuhan Belawan adalah kawasan yang sangat dinamis. Menjaga keamanannya tidak bisa dilakukan secara parsial oleh satu instansi saja, melainkan butuh simfoni kerja sama yang solid dan terintegrasi,” ungkap Kapolres Pelabuhan Belawan.
Ia menambahkan, rasa aman di kawasan pelabuhan memberikan dampak domino yang langsung dirasakan masyarakat luas dan para pelaku usaha. ”Ketika keamanan Belawan terjamin, arus barang berjalan lancar, efisiensi logistik tercapai, dan kepercayaan investor meningkat. Pada akhirnya, masyarakat kecil yang menggantungkan hidupnya pada aktivitas pelabuhan dapat bekerja dengan tenang dan sejahtera,” tegasnya.
Komandan Kodaeral I Belawan, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, menyambut hangat inisiatif penguatan sinergi ini. Pihaknya menyepakati bahwa kolaborasi ini harus menjelma menjadi kerja nyata—bukan sekadar formalitas di atas kertas.
Ke depan, kedua pihak sepakat untuk memperketat koordinasi operasional, menyelaraskan pola tanggap darurat, serta meningkatkan intensitas komunikasi di lapangan.
Soliditas TNI dan Polri di Belawan kini menjadi benteng terdepan. Bukan hanya untuk menghalau potensi ancaman keamanan, tetapi juga menghadirkan wajah pelabuhan yang ramah, tertib, modern, dan berdaya saing bagi seluruh pengguna jasa maritim serta masyarakat luas. (Liputan : Nelson Siregar/Hms)


