Belawan | suaraburuhnasional.com — Dini hari di Helvetia Pasar VIII yang semula pekat oleh ancaman bentrok berdarah mendadak senyap. Tepat pukul 04.00 WIB, Selasa (18/8/2026), pergerakan taktis Tim Khusus Macan Polres Pelabuhan Belawan berhasil menggagalkan aksi tawuran brutal sekaligus meredam potensi horor kejahatan jalanan yang siap melukai warga sipil.
Langkah presisi ini bermula dari patroli mobile berskala intensif yang menyisir sudut-sudut rawan wilayah hukum Pelabuhan Belawan. Saat mendapati sekelompok pemuda tengah saling serang di tengah jalan, personel Tim Macan langsung melakukan penyergapan terukur. Pengepungan kilat tersebut seketika memecah konsentrasi massa dan memaksa para pelaku berhamburan menyelamatkan diri.
Dari penyisiran ketat di lokasi kejadian, petugas sukses membekuk dua pemuda yang diduga kuat menjadi penggerak bentrokan. Tak hanya itu, penyisiran menyasar barang bukti membuahkan hasil signifikan: empat bilah senjata tajam (sajam) berukuran besar dan berpotensi mematikan berhasil disita sebelum sempat memakan korban jiwa. Kedua pelaku beserta sajam tersebut kini meringkuk di Mako Polres Pelabuhan Belawan untuk memertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
Mewakili Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring M., S.I.K., Kabag Ops Kompol Jan Piter Napitupulu, S.H., M.H., menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberikan celah sedikit pun bagi aksi kejahatan jalanan yang merenggut rasa aman publik.
”Kami menegaskan: tidak ada ruang, tidak ada kompromi, dan tidak ada toleransi bagi aksi premanisme jalanan maupun tawuran di wilayah hukum kami. Tim Macan akan terus menyisir setiap jengkal area rawan, terutama pada jam-jam krusial. Siapa pun yang nekat membawa senjata tajam dan mengancam keselamatan warga akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kompol Jan Piter.
Menanggapi maraknya keterlibatan anak muda dalam aksi kekerasan, kepolisian memberikan peringatan keras kepada para orang tua agar tidak abai terhadap pergerakan buah hatinya, khususnya pada larut malam hingga dini hari.
”Pertahanan terdepan mencegah kenakalan remaja ada di rumah. Kami meminta para orang tua benar-benar memantau keberadaan anak-anak mereka. Jangan biarkan mereka berkeliaran di jalanan pada jam-jam rawan, apalagi menyentuh senjata tajam. Sekali melangkah ke jalur hukum, masa depan mereka yang menjadi taruhannya,” ujar Kabag Ops menekankan.
Guna menjaga iklim kondusif secara berkelanjutan, Polres Pelabuhan Belawan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk makin responsif dan berani melapor jika melihat indikasi potensi keributan di lingkungannya melalui layanan darurat Call Center 110.
”Sinergi antara aparat dan warga adalah kunci utama. Jangan ragu memberikan informasi, sekecil apa pun itu. Bersama-sama, kita jaga Belawan tetap aman, tertib, dan nyaman untuk semua,” pungkas Kompol Jan Piter. (Liputan: Nelson Siregar/Hms)






















