Belawan | suaraburuhnasional.com – Menjawab keresahan mendalam warga pesisir yang bertahun-tahun dihantui ancaman bahaya di jalan raya, Polres Pelabuhan Belawan bersama Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I Belawan mengeksekusi aksi taktis pembenahan perlintasan rel kereta api Kampung Salam, Belawan, Rabu (26/8/2026).
Langkah bersama ini bukan sekadar perbaikan fisik jalan, melainkan operasi kemanusiaan untuk menghentikan deretan insiden kecelakaan yang mengintai para pengendara setiap harinya.
Perlintasan rel Kampung Salam selama ini berdiri sebagai “jebakan tak terlihat” bagi para penglaju. Kontur tanah yang amblas dan celah rel yang menganga kerap menjepit ban sepeda motor, memicu insiden pengendara terjatuh, hingga mengunci pergerakan kendaraan yang berujung pada kelumpuhan arus lalu lintas secara masif.
Mewakili Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, M., S.I.K., Kasat Lantas AKP Andi K. Barus, S.H., M.H., menegaskan bahwa hadirnya aparat di lapangan adalah bukti nyata keberpihakan negara terhadap keselamatan jiwa masyarakat.
”Perbaikan ini adalah komitmen harga mati. Sinergitas Polres Pelabuhan Belawan dan Kodaeral I Belawan hadir untuk mencabut akar masalah: mengeliminasi risiko kecelakaan yang mengancam nyawa pengendara roda dua sekaligus meredam kelumpuhan mobilitas ekonomi warga,” ujar AKP Andi K. Barus dengan lugas.
Agar denyut nadi perekonomian masyarakat tidak terhenti total selama proses rekayasa fisik, pembenahan dirancang lewat manajemen penanganan presisi: Tahap Akselerasi (Rabu, 26/8/2026): Penanganan skala prioritas fokus pada pengerasan dan penataan ulang kontur jalan di perlintasan jalur utama yang terjal serta paling rawan.Tahap Finalisasi (Kamis, 27/8/2026): Penyempurnaan secara menyeluruh di jalur pendamping untuk memastikan seluruh bentang rel kembali mulus, presisi, dan aman dilintasi dari kedua arah.
Langkah responsif ini menuai apresiasi luas dari publik yang merindukan akses transportasi aman dan layak. Kini, perlintasan rel Kampung Salam tidak lagi menjadi momok menakutkan, melainkan simbol kuat dari hadirnya pengayoman TNI-Polri yang bekerja nyata di garis depan keselamatan rakyat.
Kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk tetap memelihara kesadaran berkendara menahan laju kecepatan dan saling mengutamakan keselamatan saat menyeberangi perlintasan kereta api. (Liputan : Nelson Siregar/Hms)















