Belawan | suaraburuhnasional.com – Memadukan nilai kemanusiaan universal dengan pendekatan disiplin medis modern, Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I menggelar Bakti Kesehatan (Bakkes) serta Bakti Sosial (Baksos) dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-81.
Bertempat di Gedung OB Syaaf Kodaeral I, Belawan, Sumatera Utara, perhelatan ini digawangi secara profesional oleh Dinas Kesehatan (Diskes) dan Rumah Sakit (Rumkit) Kodaeral I. Agenda ini dirancang sebagai katalisator untuk memperkokoh kohesi sosial dan simbiosis mutualisme antara prajurit matra laut dengan masyarakat.
Fokal utama dari perhelatan ini adalah aksi donor darah massal yang berhasil menggalang partisipasi antusias dari 160 pendaftar. Guna menjamin keamanan transfusi serta meminimalkan risiko reaksi imunologis, tim medis mengimplementasikan protokol biosafety dan prosedur preskrining berbasis parameter klinis yang cermat.
Melalui evaluasi kriteria fisiologis termasuk konfirmasi konsentrasi hemoglobin, stabilitas hemodinamik, dan riwayat patologis sebanyak 75 peserta dinyatakan eligible (memenuhi syarat) untuk melakukan donor darah. Sementara itu, 85 peserta lainnya belum memenuhi ambang batas parameter standar, sehingga belum diizinkan mendonor demi menjaga homeostasis tubuh mereka.
Dari sudut pandang fisiologi, aksi donor darah ini memberikan manfaat ganda. Bagi pendonor, proses ini memicu stimulasi eritropoiesis yaitu mekanisme pembentukan sel darah merah baru di sumsum tulang yang mendukung revitalisasi sirkulasi darah. Bagi masyarakat penerima (resipien), setiap kantong darah yang terkumpul merupakan modalitas medis yang sangat krusial untuk menyelamatkan jiwa dalam kondisi kritis.
Aksi nyata ini menjadi bukti konkret komitmen Diskes dan Rumkit Kodaeral I dalam menghadirkan pelayanan kesehatan berbasis standar biomedis yang humanis, tulus, dan terukur.
Peringatan HUT TNI ke-81 ini pun bertransformasi menjadi momentum emas untuk memperkuat eksistensi TNI Angkatan Laut sebagai garda terdepan pertahanan maritim sekaligus pelindung kemanusiaan di tengah masyarakat. (Nelson Siregar/Dispen Kodaeral I)
















