Batu Bara | suaraburuhnasional.com – Pemerintah Kabupaten Batu Bara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Batu Bara Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Jumat (31/7/2026).
Pada kesempatan tersebut Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si. C.L.A diwakili Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Batu Bara, Rusian Heri., S.Sos., M.AP. Dalam sambutannya, Bupati Batu Bara yang diwakili Pj. Sekda menyampaikan bahwa Program Paskibraka merupakan program kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila melalui pembinaan kepemimpinan, keterampilan, kedisiplinan, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, persatuan, dan kesatuan.
Dirinya menegaskan bahwa penyelenggaraan Program Paskibraka harus dilaksanakan secara transparan, objektif, netral, dan bersih dari praktik nepotisme agar mampu melahirkan generasi muda yang berintegritas, berkarakter, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
Sebanyak 220 siswa dari SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah kelas X se-Kabupaten Batu Bara mengikuti proses seleksi berbasis sistem aplikasi daring. Dari jumlah tersebut, sebanyak 42 siswa, terdiri atas 21 putra dan 21 putri, dinyatakan lulus sesuai ketentuan (BPIP).
Dua peserta dengan peringkat terbaik, yakni satu putra dan satu putri, dipercaya mewakili Kabupaten Batu Bara pada seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Sumatera Utara. Keduanya adalah Muhammad Alpariski dari SMK Negeri 1 Talawi dan Rifka Ain Syahputri dari SMA Negeri 1 Tanjung Tiram. Sementara itu, peserta yang mengikuti Pemusatan Diklat Paskibraka tingkat Kabupaten Batu Bara berjumlah 40 orang, terdiri atas 20 putra dan 20 putri.
Pemusatan Diklat Paskibraka Kabupaten Batu Bara berlangsung mulai 31 Juli hingga 17 Agustus 2026, sedangkan peserta tingkat provinsi akan mengikuti pemusatan mulai 6 hingga 17 Agustus 2026.
Rangkaian pembinaan diawali dengan prosesi memasuki “Desa Bahagia”, sebuah konsep simbolis yang menggambarkan semangat persatuan, kebersamaan, kedisiplinan, serta komitmen kebangsaan. Melalui prosesi tersebut, para peserta diajak membangun kesiapan mental untuk mengikuti seluruh tahapan pendidikan dan pelatihan.
Kepada seluruh calon Paskibraka, Pj. Sekda Batu Bara berpesan agar mengikuti setiap proses pelatihan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan ketulusan hati, serta senantiasa mematuhi arahan para pelatih demi mengemban amanah sebagai pengibar duplikat Bendera Pusaka Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Batu Bara.
Menutup sambutannya, Pj. Sekda menyampaikan bahwa formasi Paskibraka pada upacara pengibaran Bendera Merah Putih tanggal 17 Agustus 2026 akan membentuk angka 81 sebagai simbol usia Kemerdekaan Republik Indonesia. Sementara pada prosesi penurunan bendera akan dibentuk formasi “BB” (Batu Bara Bahagia) sebagai simbol semangat kebersamaan dalam mewujudkan Kabupaten Batu Bara yang semakin maju, sejahtera, dan bahagia. (SAR)


