32.8 C
Munich
Kamis, Juli 30, 2026

Pemkab Nagan Raya Percepat Pendirian BUMD Energi Biomassa, Gandeng PLTU dan PMKS

Must read

 

Nagan Raya | suaraburuhnasional.com – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya mempercepat pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di sektor energi terbarukan berbasis biomassa dengan menggandeng Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) untuk membangun ekosistem produksi dan pemasaran briket biomassa.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama perwakilan PLTU dan PMKS di Aula Setdakab Nagan Raya, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Kamis (30/7/2026). Rapat dibuka Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., yang diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Ir. H. Hizbulwatan.

Hizbulwatan mengatakan pembentukan BUMD energi biomassa merupakan upaya pemerintah daerah mengoptimalkan potensi limbah kelapa sawit menjadi sumber energi terbarukan yang bernilai ekonomi.

“Pertemuan ini memiliki arti yang sangat penting karena menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dalam mempersiapkan pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang energi berbasis biomassa,” ujarnya.

Menurut Hizbulwatan, BUMD tersebut diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menciptakan lapangan kerja baru, sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya daerah secara berkelanjutan.

Kabupaten Nagan Raya memiliki potensi limbah biomassa dari sektor kelapa sawit dalam jumlah besar yang dapat diolah menjadi briket biomassa sebagai sumber energi alternatif. Pengembangan industri tersebut juga dinilai mendukung transisi menuju energi ramah lingkungan serta penerapan ekonomi sirkular.

Hizbulwatan menegaskan keberhasilan program itu memerlukan kolaborasi pemerintah daerah, PLTU, PMKS, dan seluruh pemangku kepentingan agar tercipta kepastian pasokan bahan baku maupun pasar bagi produk briket yang dihasilkan BUMD.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdakab Nagan Raya, Jasman, S.E., M.Si., berharap seluruh PMKS di Kabupaten Nagan Raya dapat menyediakan limbah biomassa sebagai bahan baku produksi briket, sementara PLTU 1–2 dan PLTU 3–4 diharapkan menjadi mitra strategis yang menyerap hasil produksi BUMD.

Rapat koordinasi juga menghadirkan pemaparan potensi pengembangan energi biomassa oleh tenaga ahli Universitas Syiah Kuala, Dr. Ir. Edi Munawar, S.T., M.Eng.

Pada kesempatan tersebut, Tim Leader Niaga dan Bahan Bakar PLTU 1 & 2 Nagan Raya, Edi Purnama, menyatakan kesiapan perusahaan mendukung pembentukan BUMD Energi dan Pengelolaan Material Lainnya, termasuk menyerap produksi briket biomassa serta membuka peluang kerja sama jangka panjang.

Rapat turut dihadiri Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Nagan Raya, Amran Yunus, S.P., M.T., perwakilan PLTU 1–2 dan PLTU 3–4, serta seluruh perwakilan PMKS yang beroperasi di Kabupaten Nagan Raya. (Didit)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article