Toba | suaraburuhnasional.com – Bupati Toba bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba melakukan Diskusi langsung dengan Direktur Pupuk Kementerian Pertanian, Dr. Syamsudin, beserta jajaran, untuk memperjuangkan kebutuhan pupuk petani Toba.
Diskusi tersebut digelar guna mengamankan kebutuhan dasar petani menjelang Musim Tanam II yang mencakup lahan seluas 17.219,58 hektare. Dalam diskusi itu, Pemkab Toba menyampaikan kondisi darurat di lapangan, di mana lima kecamatan mengalami minus kuota akibat pengurangan alokasi pupuk NPK sebanyak 1.500 ton.
Pihak Kementerian Pertanian menyambut baik laporan tersebut dan akan mengevaluasi serta mengupayakan realokasi kuota NPK untuk menutupi kekurangan di Kabupaten Toba. Sebagai langkah jangka panjang agar pertanian lebih sehat, Pemkab Toba juga mengajukan permohonan 7.500 ton kapur dolomit untuk memperbaiki pH tanah.
Mengantisipasi keterbatasan pupuk kimia, Pemkab Toba terus mendorong program Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) agar mampu mengoptimalkan potensi 2.405 ekor ternak lokal menjadi sumber pupuk alternatif yang mandiri.
Selain itu, Pemkab Toba juga memastikan kesiapan Rencana Pertanaman untuk bantuan jagung sebanyak 54 ton yang akan segera didistribusikan kepada petani dalam waktu dekat.
Langkah jemput bola ini diharapkan membuahkan hasil yang berpihak pada peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dan kesejahteraan petani di Kabupaten Toba.(Tim)
















