Belawan | suaraburuhnasionalcom – Di tengah dinamika mobilitas modern yang menuntut efisiensi sekaligus kepatuhan regulatif, efektivitas keselamatan jalan raya tidak lagi hanya bertumpu pada penegakan hukum parsial, melainkan pada pembentukan budaya keselamatan berkendara yang terintegrasi. Menjawab tantangan tersebut, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pelabuhan Belawan menginisiasi terobosan edukatif berbasis kemitraan strategis melalui program Polantas Karib. Berkolaborasi dengan jajaran Termbekang Belawan, sosialisasi dan edukasi intensif safety riding and driving resmi digelar di Mako Termbekang Belawan, Jalan Rokan No. 21, Jumat (11/9/2026).
Agenda ini menjadi representasi nyata dari penguatan pilar sinergitas simbiotis antara Polri dan TNI AD. Pendekatan yang diusung didesain secara komprehensif dengan memadukan wawasan teoretis, asesmen teknis, hingga uji ketangkasan psikomotorik di lapangan.
Tiga Paradigma Utama Keselamatan
Untuk mereduksi fatality rate serta menekan potensi kecelakaan lalu lintas akibat human error maupun mechanical failure, materi edukasi difokuskan pada tiga ranah kognitif dan aplikatif:
Internalisasi regulasi lalu lintas yang berfokus pada peningkatan situational awareness (kesadaran situasional) guna mengasah persepsi bahaya dan refleks pengemudi saat berinteraksi di ruang publik.
Auditing kualitatif terhadap komponen mekanis vital kendaraan termasuk sistem pengereman, struktur ban, dan ergonomi alat pelindung diri (helm standar SNI) guna memastikan kondisi roadworthiness (layak jalan) secara optimal.
Olah ketangkasan praktikal di area simulasi untuk memantapkan teknik kendali, efisiensi pengereman, serta penguasaan dinamika kestabilan kendaraan dalam pelbagai kondisi medan.
Melalui edukasi holistik ini, para personel TNI AD jajaran Termbekang Belawan tidak hanya dibekali kemahiran operasional (technical skill), tetapi juga ditransformasikan menjadi role model serta traffic safety ambassador—pionir keselamatan yang menggemakan kultur tertib berlalu lintas di tengah-tengah masyarakat.
Mengewajantahkan arahan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, M., SIK., Kasat Lantas AKP Andi K. Barus, SH., MH., menegaskan pentingnya kontinuitas kolaborasi interinstitusional ini sebagai langkah preventif-edukatif yang berkelanjutan.
“Keselamatan di jalan raya merupakan aspek absolut yang tidak dapat dikompromikan (non-negotiable priority). Melalui sinergitas ini, kita membangun standar kesadaran baru bahwa kepatuhan berlalu lintas adalah bentuk tanggung jawab kolektif. Kami berharap personel TNI AD hadir sebagai teladan utama dalam mewujudkan ekosistem kamseltibcarlantas yang beradab dan aman,”ujar AKP Andi K. Barus.
Sambutan antusias dari seluruh jajaran peserta menegaskan keberhasilan program ini. Komitmen berkelanjutan antara Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan dan TNI AD ini menjadi bukti nyata bahwa integrasi lintas sektoral adalah kunci utama dalam menciptakan tata kelola lalu lintas yang berkeselamatan, tertib, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. (Nelson Siregar/Hms)
















