Belawan | suaraburuhnasional. com – Memasuki fase krusial delapan dekade pengabdian maritim, Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) menggelar perhelatan ziarah monumental di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bukit Barisan, Medan, Senin (7/9/2026).
Dipimpin langsung oleh Komandan Kodaeral I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., selaku Inspektur Upacara, momentum peringatan Hari Jadi ke-81 TNI Angkatan Laut ini mentransformasi seremoni militer menjadi sebuah ekskursus spiritual yang mendalam.
Prosesi peletakan karangan bunga dan tabur bunga di atas pusara para pejuang tidak lagi diposisikan sebagai sekadar prosedur kelembagaan, melainkan sebuah manifestasi reverence penghormatan tertinggi atas tindakan altruistik para perintis kemerdekaan. Ritualitas sakral ini menjadi ruang kontemplasi untuk merekonstruksi kembali nilai perjuangan yang telah membidani lahirnya kedaulatan Indonesia.
Laksamana Muda TNI Deny Septiana menegaskan bahwa menjaga teritorial maritim hari ini adalah kontinuitas historis yang tidak boleh terputus. Keamanan wilayah laut nasional yang terjaga stabil merupakan buah dari fondasi historis yang diwariskan oleh para pendahulu.
Bagi internal prajurit Kodaeral I, agenda ziarah ini bekerja sebagai katalisator internalisasi kode etik militer. Seluruh personel didorong untuk melakukan kristalisasi etos kerja memperkuat doktrin disiplin, integritas, dan loyalitas tanpa kompromi guna menghadapi kompleksitas anomali pertahanan abad ke-21.
Di sisi lain, perhelatan ini memancarkan pesan edifikasi publik yang tajam bagi khalayak luas. Ziarah di TMP Bukit Barisan menegaskan bahwa penghormatan kepada pahlawan tidak boleh berhenti pada batas batas mimesis atau tiruan gerakan seremonial semata. Nilai kejuangan harus diejawantahkan secara konkret dalam realitas sosial:
memperkokoh konsolidasi nasional, merawat integrasi sosial, serta mendedikasikan potensi diri demi
kemajuan bangsa.
Melalui panji Pargomgom Samudora, Kodaeral I kembali mengukuhkan eksistensinya sebagai benteng maritim yang tak tergoyahkan menjaga samudra Nusantara dengan profesionalisme tinggi demi mengawal kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Nelson Siregar/Dispen Kodaeral I)
















