Belawan | suaraburuhnasional.com – Mengantisipasi eskalasi street crime dan disrupsi keamanan teritorial, Tim Macan Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan mengeksekusi penindakan taktis presisi pada Minggu (13/9/2026) dini hari. Sebanyak 13 pemuda yang terindikasi kuat terlibat dalam pola deviant behavior (perilaku menyimpang) serta faksi konflik komunal berhasil dinetralisasi dari ruang publik.
Operasi pemetaan wilayah ini menyasar dua lokasi yang teridentifikasi sebagai koridor berisiko tinggi (high-risk area), yakni kawasan Simpang Kantor (Medan Labuhan) dan Jalan Beringin Raya Pasar 10 (Desa Manunggal). Petugas turut menyita instrumen kejahatan berupa empat bilah senjata tajam berorientasi pencederaan fatal, satu unit ketapel prospektif pelempar proyektil, serta satu unit armada roda dua yang difungsikan sebagai moda mobilitas kelompok.
Terdeteksi anomali pergerakan massa berkecepatan tinggi yang memicu potensi instabilitas di Jalan Titi Pahlawan. Melalui metode taktis pursuit (pengejaran terukur), tim mengamankan seorang terduga pelaku utama beserta barang bukti spesifik berupa tombak dan kendaraan matik pembawa manuver.
Bergerak menuju sektor Helvetia, tim mengidentifikasi indikator awal ekskalasi tawuran. Mengaplikasikan interrogative intelligence terhadap terduga awal, petugas mengeksekusi penyergapan presisi ke titik pangkalan (basecamp) dan mengamankan 11 pemuda tambahan beserta sisa artefak kejahatan.
Mewakili Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, S.I.K., Kabag Ops Kompol Jan Piter Napitupulu, S.H., M.H., menegaskan bahwa operasi preventif masif ini dirancang untuk memutus sirkuit kejahatan jalanan secara berkelanjutan.
”Langkah responsif ini merupakan manifestasi penegakan hukum tanpa kompromi untuk mereduksi potential threat dari aksi geng motor maupun tawuran liar. Patroli intensif berbasis analisa titik rawan akan terus ditingkatkan demi menjamin stabilitas keamanan masyarakat,” tegas Kompol Jan Piter.
Seluruh terduga pelaku kini menjalani pemeriksaan formal, asesmen psikososial, dan pemetaan rekam jejak kriminalis di Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan. Kepolisian juga mengimbau para orang tua untuk memperketat fungsi kontrol internal keluarga guna mencegah anak terperangkap dalam sirkel deviasi sosial yang membahayakan keselamatan publik. (Nelson Siregar/Hms)
















