Belawan | suaraburuhnasional.com – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pelabuhan Belawan menunjukkan komitmen kuat dalam peningkatan Keselamatan, Ketertiban, Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) dengan menggelar Operasi Zebra Toba 2025 yang berbobot dan inovatif. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 22 November 2025, bertempat di Jalan Raya Pelabuhan Belawan, tepatnya di depan Markas Komando (Mako) Polres Pelabuhan Belawan.
Operasi kali ini menonjolkan aspek sinergitas dengan menggandeng mitra strategis, yaitu Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Angkutan Khusus Pelabuhan (Angsuspel) Belawan dan PT Jasa Raharja (Persero).
Kolaborasi tripartit ini menjadi fondasi utama dalam mengedukasi masyarakat dan menekan angka fatalitas kecelakaan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Pelabuhan Belawan, AKP Andi K. Barus, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pendekatan dalam Operasi Zebra Toba kali ini bukan sekadar penindakan, melainkan penekanan pada edukasi dan pencegahan.
”Dalam Operasi Zebra Toba hari ini, kami tidak hanya fokus pada penertiban administrasi, tetapi secara langsung memberikan edukasi preventif,” ujar AKP Andi Barus. “Bersama Organda Angsuspel dan Jasa Raharja, kami membagikan flyer imbauan Kamseltibcar Lantas sekaligus melakukan pemasangan stiker pemantul cahaya pada kendaraan truk yang melintas.”
AKP Andi Barus menegaskan bahwa pemasangan stiker pemantul cahaya (reflektor) ini merupakan langkah terobosan (inovasi) yang diambil oleh Polres Pelabuhan Belawan, khususnya untuk mengatasi risiko kecelakaan pada malam hari.
”Stiker pemantul cahaya ini adalah terobosan strategis kami. Tujuannya jelas, dengan adanya stiker ini, dimensi dan posisi truk yang melintas, terutama di malam hari, akan jauh lebih terlihat oleh pengemudi lain dari arah belakang. Harapannya, risiko tabrak belakang yang sering berujung fatal dapat diminimalisir secara signifikan,” jelasnya dengan lugas.
Pihaknya berharap kegiatan yang mengedepankan aspek keselamatan ini dapat memberikan dampak transformatif bagi kesadaran berlalu lintas di kalangan masyarakat Belawan. “Kami berharap melalui kegiatan yang berbobot ini, masyarakat dapat semakin menyadari betapa vitalnya keselamatan dan kepatuhan dalam berlalu lintas. Semoga upaya kecil yang inovatif ini dapat memberikan manfaat besar dan secara konsisten menekan angka kecelakaan di wilayah Belawan,” tutup AKP Andi Barus.
Kegiatan Operasi Zebra Toba 2025 yang memadukan penertiban, edukasi, dan inovasi keselamatan ini berlangsung dengan tertib dan lancar, serta mendapatkan sambutan dan apresiasi positif dari para pengemudi truk dan pengguna jalan yang melintas. Hal ini mengindikasikan bahwa sinergi dan pendekatan humanis dalam penegakan hukum lalu lintas dapat diterima baik oleh masyarakat. (NS)
















