Pangkalan Susu | suaraburuhnasional.com – Komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan bukan sekadar menghalau ancaman dari luar, melainkan juga membentengi masyarakat dari jerat narkotika. Melalui aksi gerak cepat (gercep), personel Pos TNI AL (Posal) Pangkalan Susu di bawah jajaran Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) berhasil mengamankan dua terduga pengedar sabu dalam sebuah penggerebekan di Kelurahan Beras Basah, Kamis (26/2/2026).
Langkah taktis ini dipimpin langsung oleh Paur Intel Posal Pangkalan Susu. Berdasarkan informasi akurat dari masyarakat yang resah akan aktivitas ilegal di lingkungan mereka, petugas segera melakukan koordinasi presisi dengan Kepala Lingkungan IX sebelum merangsek ke titik sasaran di Jalan Nelayan No. 119.
Dalam operasi yang berlangsung senyap dan terukur tersebut, petugas mengamankan dua pemuda berinisial T.S. (20) dan M. (22). Tak hanya pelaku, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan aktivitas peredaran gelap narkotika, antara lain:Narkotika: Sabu-sabu seberat 5,46 gram.
Alat Pendukung: Timbangan digital, alat hisap (bong), dan plastik klip.
Dokumentasi dan Komunikasi: Beberapa unit telepon genggam serta buku catatan transaksi. Uang tunai yang diduga hasil penjualan. Dua warga lain yang berada di lokasi saat kejadian turut dimintai keterangan guna pendalaman lebih lanjut.
Pasca-pemeriksaan awal di Markas Posal Pangkalan Susu pada dini hari, seluruh terduga pelaku beserta barang bukti langsung dikawal ketat menuju Polres Langkat. Proses serah terima dilakukan pada pukul 09.30 WIB untuk memastikan para pelaku mendapatkan tindakan hukum sesuai undang-undang yang berlaku.
”Keberhasilan ini adalah manifestasi dari kesiapsiagaan prajurit Kodaeral I. Kami tidak hanya menjaga stabilitas keamanan maritim, tetapi juga hadir sebagai garda terdepan dalam mendukung terciptanya lingkungan pesisir yang bersih dari ancaman narkoba,” tulis keterangan resmi Dispen Kodaeral I.
Aksi ini menjadi pesan kuat bagi para pelaku kejahatan narkotika bahwa ruang gerak mereka di wilayah pesisir semakin sempit berkat sinergi solid antara TNI AL, kepolisian, dan masyarakat yang proaktif. (NS/Dispen Kodaeral I)


